Nasional

5 Marsekal TNI di area Era Presiden Jokowi, Nomor 3 Jadi Menko Polhukam

Ashevilleglass.com – JAKARTA – Terdapat beberapa nama yang mana menyandang pangkat Marsekal TNI di dalam era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya beberapa kali diangkat menjadi menteri pasca pensiun dari militer.

Marsekal merupakan salah satu pangkat pada golongan perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Udara. Setara bintang 4, posisinya setingkat lebih banyak tinggi dari Marsekal Madya (bintang 3).

Tanda pangkat Marsekal dalam Indonesia digunakan untuk jabatan seperti Kepala Staf Angkatan Lingkungan (KSAU) hingga Panglima TNI. Di era Presiden Jokowi, ada beberapa nama pemegang pangkat tersebut. Berikut nama-namanya.

Marsekal TNI di dalam Era Presiden Jokowi

1. Marsekal TNI Fadjar Prasetyo

Marsekal TNI Fadjar Prasetyo merupakan salah seseorang perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Udara. Saat ini, ia masih berpartisipasi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Atmosfer (KSAU).

Melihat ke belakang, kedudukan KSAU didapat Fadjar Prasetyo ketika dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (20/5/2020). Menggantikan Yuyu Sutisna, waktu itu pangkatnya pun naik satu tingkat dari Marsekal Madya (bintang 3) menjadi Marsekal (bintang 4).

Sebelum menjadi KSAU, Fadjar Prasetyo lebih tinggi dulu menjabat sebagai Pangkogabwilhan III sejak 2019. Selain itu, sebagian tempat strategis lain juga pernah diduduki jebolan AAU 1988 ini.

Sebut cuma seperti Danlanud Halim Perdanakusuma (2016-2018), Pangkoopsau II (2018) hingga Pangkoopsau I (2018-2019).

2. Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna

Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna merupakan Kepala Staf Angkatan Lingkungan (KSAU) periode 2018-2020. Waktu itu, ia menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang tersebut ditunjuk menjadi Panglima TNI.

Yuyu Sutisna lahir pada Jawa Barat, 10 Juni 1962. Pada riwayatnya, ia diketahui sebagai lulusan Akademi Angkatan Atmosfer (AAU) 1986.

Sebelum menjadi KSAU, Yuyu Sutisna juga telah berbagai mencicipi tempat penting lain. Di antaranya seperti Pangkoopsau I (2015), Panglima Kohanudnas (2017) hingga Wakil Kepala Staf Angkatan Lingkungan (2017).

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!