Otomotif

5 Penyebab Mobil Sulit Distarter, Tak hanya saja Permasalahan Aki

Ashevilleglass.com – JAKARTA – Penyebab mobil sulit distarter cukup beragam. Identifikasi hambatan ini penting dilaksanakan agar penanganannya tak salah.

Biasanya jikalau mesin tak hidup, pemilik mobil berupaya melakukan pendorongan secara manual agar menyala. Namun, apabila hal ini dijalankan terus menerus tentu akan memicu kehancuran komponen mobil. Oleh sebab itu, penting untuk merawat mobil agar kondisi starter dapat tetap saja optimal.

Beberapa penyulut umum mobil sulit distarter di dalam antaranya aki lemah, kabel kendur, atau timbulnya permasalahan pada sistem starter. Untuk mengatasi kesulitan ini, pemilik kendaraan mampu menghadirkan mobil ke bengkel.

Berikut lima penyulut mobil sulit distarter dilansir dari Auto2000, Mulai Pekan (11/3/2024) :

1. Aki Lemah atau Rusak

Salah satu faktor paling umum mobil sulit distarter adalah aki yang dimaksud lemah atau rusak. Aki yang digunakan sudah ada tua bisa saja mengakibatkan kapasitasnya menurun. Hal ini membuatnya sulit untuk menyediakan arus yang tersebut cukup untuk memutar mesin starter.

Selain itu, korosi pada terminal aki juga sanggup menjadi pemicu hambatan ini. Korosi menghalangi aliran listrik antara aki lalu sistem starter, sehingga menghambat proses starter.

2. Kabel Kendur atau Putus

Kabel-kabel yang tersebut menghubungkan aki dengan sistem starter bisa saja menjadi kendur atau bahkan putus akibat usia atau tekanan yang tersebut terlalu besar. Kabel yang mana kendur atau putus akan menghalangi aliran listrik yang tersebut cukup untuk melakukan starter dengan baik.

Kondisi ini bisa jadi terjadi pada kabel positif (yang menghubungkan aki dengan starter) maupun kabel negatif (yang menghubungkan aki dengan kerangka mobil). Pengecekan secara berkala terhadap keadaan kabel-kabel ini sangat penting untuk menjaga dari kesulitan yang dimaksud tidak ada diinginkan.

3. Solenoid Starter Rusak

Solenoid starter adalah komponen yang bertugas untuk meneruskan arus listrik dari aki ke motor starter pada waktu kunci kontak diputar. Jika solenoid starter mengalami kehancuran atau kegagalan, proses starter akan terganggu.

Gejala yang mana kerap terjadi yaitu bunyi klik-klik pada waktu kunci kontak diputar, tetapi mesin tidaklah berputar. Solenoid yang rusak dapat disebabkan oleh usia, keausan, atau kotoran yang tersebut masuk ke dalamnya.

4. Sakelar Neutral atau Kedudukan Parkir

Sakelar neutral atau tempat parkir merupakan komponen yang tersebut melakukan konfirmasi mobil semata-mata dapat distarter ketika pada sikap netral atau parkir. Jika sakelar ini mengalami hambatan atau rusak, mobil kemungkinan besar tak akan dapat distarter meskipun kunci kontak sudah ada diputar.

Gejala umumnya adalah lampu indikator pada panel instrumen tidak ada menyala pada waktu kunci kontak diputar ke kedudukan starter. Pengecekan juga perbaikan sakelar ini perlu dilaksanakan untuk menegaskan mobil dapat distarter dengan lancar.

5. Tantangan pada Ignition Switch atau Kunci Utama Kontak

Ignition switch atau kunci kontak adalah komponen yang mana mengatur aliran listrik ke berbagai sistem mobil, termasuk sistem starter. Jika ignition switch mengalami masalah, seperti kontak yang dimaksud aus atau kendur, maka arus listrik kemungkinan besar bukan akan mencapai sistem starter dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan mobil sulit distarter atau bahkan tidak ada menyala sejenis sekali.

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!