Nasional

Gerbang Pronas juga Relawan Capres Desak MUI Lebih Tegas Soal Fatwa Boikot Layanan tanah Israel

Ashevilleglass.com – Yayasan Pelanggan Muslim Indonesia (YKMI) sama-sama Pergerakan Kebangkitan Barang Nasional (Gerbang Pronas) dan juga banyak sukarelawan Capres gelar kejuaraan unjuk rasa mendesak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menegaskan kembali Fatwa Nomor 83 Tahun 2023, Rabu (7/2) siang.

Kedua lembaga yang disebutkan menuntut MUI menegaskan kemudian menguatkan kembali fatwa itu demi menghindari kebingungan lalu kebimbangan pemanfaatan komoditas terafiliasi tanah Israel di dalam masyarakat.

Hal ini juga perlu dilaksanakan dengan pertimbangan bahwa beberapa hasil terafiliasi tanah Israel yang dimaksud dengan masif lalu gencar menyerang warga melalui iklan-iklan di dalam televisi yang tersebut menyatakan produk-produk yang disebutkan merupakan 100% Indonesia.

“Kami (Gerbang Pronas) sengaja datang ke MUI untuk memohonkan organisasi ulama ini menegaskan fatwa terkait aksi boikot barang Israel. Di sedang kejahatan pembantaian tanah Israel yang digunakan masih berlangsung pada Palestina, warga perlu penguatan moral aksi boikot produk-produk negara Israel melalui penegasan kembali Fatwa MUI yang dimaksud telah dikeluarkan tahun lalu,” ujar Fuad Adnan Ketua Gerbang Pronas pada depan gedung MUI, Menteng, Jakarta.

Senada dengan itu, Relawan Muda Bersuara (Anies-Muhaimin/ AMIN) memfokuskan sorotannya terhadap upaya manipulatif atau penyalahgunaan sebagian item terafiliasi Israel.

Produk tersebut, ungkap Muda Bersuara, mengaku-ngaku sebagai produk-produk lokal kemudian tak mengakui sikap keterkaitannya dengan Israel. Muda Bersuara pun menuding tindakan ini sebagai tindakan kecurangan paling memalukan untuk konsumen muslim dalam Indonesia.

“Belakangan, kemungkinan besar oleh sebab itu merugi, lewat iklan yang tersebut massif, sejumlah yang tersebut akhirnya mengaku-ngaku sebagai komoditas lokal 100 persen milik orang Indonesia. Padahal jelas-jelas ia perusahaan asing (yang sahamnya dimiliki pendukung Israel) dan juga secara terang menggalang kejahatan negara Israel berhadapan dengan Palestina. Ini adalah namanya pembohongan publik,” jelasnya.

Tak hanya sekali itu, Unilever, Starbucks serta McDonald’s beserta beberapa perusahaan asing lain yang tersebut terdampak boikot sekarang mencoba mengambil simpati konsumen Indonesia dengan memberikan sumbangan ke Palestina kemudian memberikan pernyataan tidak ada terafiliasi Israel.

Padahal dengan jelas brand yang disebutkan memberikan royalti ke perusahaan induknya, yang digunakan kemudian disalurkan negeri Israel untuk membeli persenjataan perang.

Karena itu, Relawan Muda Bersuara mengingatkan warga untuk tak mudah terkecoh oleh komoditas yang digunakan mengaku tak terafiliasi dengan Israel, namun sebenarnya merupakan barang asing Israel.

Dirinya pun menegaskan sukarelawan pasangan Anies-Muhaimin setiap saat mengupayakan fatwa MUI yang dimaksud menyerukan untuk tiada menggunakan atau mengkonsumsi hasil terafiliasi oleh Israel.

Fuad pun menjelaskan dukungan MUI terhadap aksi boikot komoditas terafiliasi negeri Israel dapat menjadi peluang untuk membangkitkan pemakaian hasil nasional.

Pasalnya, penduduk telah sadar menggantikan produk-produk terafiliasi negara Israel yang dimaksud dengan beberapa produk-produk lokal yang memang benar menjadi substitusi pengganti.

Penegasan Fatwa MU, ungkap dia, akan memicu peralihan pemanfaatan barang lalu menguatkan potensi produk-produk nasional bangsa Indonesia dapat berdikari.

“Penegasan Fatwa MUI dapat menguatkan peluang pengaplikasian barang lokal secara besar-besaran. Publik pun akan semakin yakin tindakan mereka yang mana tidak ada membeli item terafiliasi negara Israel kemudian menggantikannya dengan hasil lokal adalah sesuatu yang mana benar kemudian sesuai dengan keimanan,” jelas dia.

Yayasan Pelanggan Muslim Indonesia (YKMI) menegaskan empat tuntutan konsumen muslim Indonesia yang mana disampaikan secara langsung terhadap MUI akan menguatkan spirit aksi boikot barang terafiliasi tanah Israel yang mana telah berlangsung selama ini.

Terlebih di tempat kemudian fungsi sebagai pembimbing umat, penegasan kembali Fatwa terkait hasil terafiliasi Israel, telah tentu akan memproduksi konsumen muslim Indonesia semakin yakin juga percaya diri berhadapan dengan tindakan yang dilakukannya.

“Kehadiran kita semua (Penggerak aksi boikot komoditas terafiliasi Israel) dalam MUI ini menegaskan sikap juga fungsi MUI sebagai pembimbing lalu pelayan umat Muslim sekaligus penegak amar maruf nahi munkar. Penegasan Fatwa penting untuk menguatkan spirit juga keimanan konsumen muslim Indonesia untuk tidaklah menggunakan hasil terafiliasi Israel,” kata Direktur Eksekutif YKMI, Ahmad Himawan.

Tampak beratus-ratus aktivis Islam hadir pada rencana penyampaian aspirasi konsumen muslim Indonesia ke MUI tersebut. Mereka tampak terlihat mengenakan simbol-simbol yang tersebut menegaskan dukungan untuk perjuangan Palestina.

Para partisipan juga menunjukkan komitmennya untuk tidaklah menggunakan produk-produk yang mana terafiliasi dengan negara Israel dengan menginjak-injak serta menghancurkan hasil tersebut.

Related Articles

Back to top button