Otomotif

Huru-Hara Hamilton Pindah, Driver Hal ini Terlupakan

Ashevilleglass.com – Kepindahan driver Formula 1 (F1) Lewis Hamilton dari Mercedes ke Scuderia Ferrari mendapat perhatian begitu besar. Mulai dugaan ia ingin seperti Michael Schumacher yang digunakan sukses luar biasa bersatu pasukan ini, sampai meneruskan cita-cita mendiang Ayrton Senna yang tersebut belum sempat gabung dalam sana.

Tidak menjadi sebatas tonggak sejarah perjalanan kariernya sebagai driver, juga mewakili inovasi signifikan pada keseimbangan antartim, antarkonstruktor, dan juga segala kekuatan di area pentas F1.

Dikutip dari Fans13, di area luar hiruk-pikuk yang terjadi, huru-hara yang dimaksud tercipta lantaran seseorang superstar, pemegang rekor juara dunia F1 terbanyak ketika ini selain Michael Schumacher, yaitu Lewis Hamilton, ada satu nama terlewat.

Seorang driver yang digunakan masih menjadi warga sah kelompok Scuderia Ferrari, kemudian duduk pada salah satu jok pilot jet darat F1 pasukan itu, sampai akhir tahun ini. Yaitu Carloz Sainz Jr, atau lengkapnya Carlos Sainz Vázquez de Castro.

Ia menyikapi dengan anteng, dan juga memberikan pernyataan bermartabat di dalam media sosial.

Pembalap Ferrari dengan syarat Spanyol Carlos Sainz Jr, usai finis tercepat di tempat sesi kualifikasi untuk meraih pole position F1 GP Inggris pada sirkuit Silverstone, Inggris pada 2 Juli 2022.JUSTIN TALLIS / AFP
Pembalap Ferrari dengan syarat Spanyol Carlos Sainz Jr, usai finis tercepat di area sesi kualifikasi untuk meraih pole position F1 GP Inggris di area sirkuit Silverstone, Inggris pada 2 Juli 2022 [AFP/Justin Tallis].

“Mengikuti pemberitaan yang terjadi hari ini,  Scuderia Ferrari juga saya setuju untuk mengakhiri kebersamaan mulai akhir 2024. Kami masih menjalani musim balap panjang di dalam depan kami dan, seperti biasa, saya akan memberikan yang tersebut terbaik untuk regu kemudian Tifosi di tempat seluruh dunia. Sementara langkah masa depan saya akan diberitakan nanti, pada waktunya,” demikian pernyataan resmi Carlos Sainz.

Berbeda dengan rekan satu timnya, Charles Leclerc yang mana mendapatkan kontrak jangka panjang, kontrak Carlos Sainz dan juga Ferrari akan berakhir.

Di mana putra pereli legendaris Carlos Sainz Sr., ini akan berlabuh, masih menjadi substansi spekulasi.

Ada yang digunakan menyebutkan Carlos Sainz akan dipersiapkan untuk pasukan Audi yang mana akan berlaga pada F1 mulai 2026.

Apalagi, ayahanda Carlos Sainz, yang dimaksud bernama lengkap Carlos Sainz Cenamor berada dalam regu reli Audi serta berhasil meraih gelar kejuaraan Juara Dakar Rally 2024. Kedekatan dengan raksasa otomotif Audi diperkirakan akan memberikan hasil bagi positif bagi Carlos Sainz setelahnya 2024.

Driver F1 kelompok Scuderia Ferrari selama Monako, Charles Leclerc kemudian Carlos Sainz Jr., jika Spanyol, tiba dalam sirkuit sebelum dimulainya hari ketiga tes pramusim Formula One (F1) dalam Sirkuit Internasional Bahrain, Daerah Perkotaan Sakhir 2021 [AFP/Mazen Mahdi].
Driver F1 kelompok Scuderia Ferrari dengan syarat Monako, Charles Leclerc juga Carlos Sainz Jr., selama Spanyol, tiba di tempat sirkuit sebelum dimulainya hari ketiga tes pramusim Formula One (F1) di area Sirkuit Internasional Bahrain, Perkotaan Sakhir 2021 [AFP/Mazen Mahdi].

Selain itu, kemungkinan besar cuma ada langkah tukar guling dalam mana Carlos Sainz akan diproyeksikan untuk kelompok Mercedes. Bisa juga bergabung dengan salah satu kelompok di dalam Britania Raya, yaitu Aston Martin.

Dan masih ada satu kemungkinan lain: pulang ke rumah lamanya pada kelompok Red Bull Racing. Akan tetapi konsekuensinya ia mesti merebut Max Verstappen si Juara Global F1 pada waktu ini, atau Sergio Perez. Mungkinkah?

(Sumber: Suara.com)

Related Articles

Back to top button