Otomotif

Ilmuwan Desak China untuk Menguasai Industri Baterai Lithium

Ashevilleglass.com – BEIJING – Bapak sel litium China, ilmuwan Chen Liquan, 84 tahun dari Institut Fisika di dalam Akademi Pengetahuan Pengetahuan China (CAS) menyatakan strategi untuk meraih kemenangan perlombaan teknologi elemen penyimpan daya litium solid state adalah melalui kolaborasi antara akademisi, teknik, lalu bidang pada sana.

Perlombaan untuk memproduksi sel litium merupakan perlombaan yang dimaksud paling signifikan ketika ini sebab jenis penyimpan daya yang dimaksud dikatakan akan merevolusi lapangan usaha kendaraan listrik kemudian Chima bekerja keras untuk meyakinkan dia berada di area depan negara-negara barat juga negara-negara seperti Negeri Matahari Terbit juga Korea Selatan.

Seperti dilansir dari SCMP, Awal Minggu (18/3/2024), Chen juga menyatakan sel lithium solid state adalah “masa depan teknologi sel yang dapat diisi ulang”.

Ia juga berpendapat bahwa kerja sebanding perusahaan elemen penyimpan daya dengan unit penelitian ilmiah serta perusahaan material baku sel penting pada menyelesaikan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, lalu rekayasa pada proses produksi sel lithium solid state.

Baterai lithium solid state diharapkan memberikan waktu pengisian yang tersebut lebih lanjut cepat, kinerja yang tambahan baik, kemudian tingkat keamanan yang dimaksud sangat tambahan tinggi dibandingkan sel lithium cair pada waktu ini.

Kepadatan energi juga diperkirakan meningkat dari 300 Wh per kilogram menjadi 500 Wh per kilogram.

Januari lalu, pemerintah Tiongkok meluncurkan China All-Solid-State Battery Collaborative Innovation Lingkungan (Casip), sebuah aliansi yang tersebut mempertemukan lembaga pemerintah, akademisi, lalu bidang termasuk CATL lalu BYD.

Chen telah terjadi memulai penelitiannya dalam bidang teknologi akumulator solid state sejak akhir tahun 1970-an di dalam Jerman. Pada tahun 1980, ia kembali ke Tiongkok lalu meluncurkan laboratorium elemen penyimpan daya solid state pertama di area negara itu.

Seperti biasa, China telah memikirkan masa depan merek dengan cukup serius, dimulai dengan menarik tenaga ahli dia dari luar negeri juga membuka infrastruktur lengkap dan juga menjamin kerja serupa bidang yang mana akan memasarkan teknologinya ke bursa di negeri serta kemudian secara global.

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!