Kesehatan

Kate Middleton Jalani Abdominal Surgery sebelum Lama Menghilang, Tindakan Apa Itu?

Ashevilleglass.com – JAKARTA – Kate Middleton menjadi sorotan umum belakangan ini lantaran ketidakhadirannya yang mana cukup lama di tempat depan publik. Hal itu terjadi usai istri Pangeran William dari Inggris yang dimaksud menjalani operasi perut pada Januari 2024 lalu tak pernah lagi terlihat hingga disebut-sebut menghilang.

Baru-baru ini, Kate Middleton akhirnya muncul di dalam hadapan publik. Bersama sang suami kemudian anak-anak mereka, Kate terlihat bahagia ketika terlihat mengundurkan diri dari dari sebuah kios pertanian di area Windsor. Saat itu, Kate bahkan tampak sehat pasca diterpa hambatan kebugaran beberapa bulan lalu.

Untuk diketahui, Istana Kensington pada Januari 2024 telah lama mengeluarkan pernyataan yang mana mengungkapkan bahwa Kate Middleton harus menjalani abdominal surgery atau operasi perut kemudian dirawat di dalam rumah sakit hingga dua minggu.


Jadi pertanyaan sekarang, Kate sakit apa kemudian apa itu abdominal surgery atau operasi perut?

Mengutip laporan The University of Tennessee Medical Center, Rabu (20/3/2024), operasi atau bedah perut adalah istilah yang mana digunakan untuk menggambarkan prosedur pembedahan yang melibatkan inisiasi rongga perut. Tindakan ini biasanya melibatkan perawatan penyakit, kondisi atau cedera pada lambung dan juga usus, hati, kandung empedu, pankreas, saluran empedu, atau jaringan lunak dalam sekitarnya.

Adapun laman Medline Plus menerangkan, beberapa kondisi medis memerlukan pembedahan yang tersebut tambahan intensif, sementara kondisi lainnya dapat dijalankan melalui pembedahan laparoskopi, yaitu teknik pembedahan dalam mana tabung pendek lalu sempit dimasukkan ke di perut melalui sayatan kecil.

“Waktu pemulihan untuk operasi perut dapat berbeda-beda, tergantung pada jenis operasi yang dimaksud dijalankan seseorang serta alasan dilakukannya. Dengan operasi laparoskopi, Anda biasanya dapat kembali bekerja setelahnya tiga hari. Sementara pemulihan dari operasi yang lebih tinggi invasif kemungkinan besar memerlukan waktu lebih lanjut lama,” catat situs Cleveland Clinic.

Untuk tindakan hukum Kate Middleton, pihak Istana Kensington belum merinci diagnosis atau alasan di tempat balik operasi sang putri. Pejabat istana menyatakan bahwa merek ingin merahasiakan informasi ini, sehingga masyarakat kemungkinan besar tak akan pernah mengetahui apa penyakit yang diidap oleh Kate.

Hanya, isu yang digunakan tumbuh mengumumkan bahwa penyakit Kate ini bukanlah kanker. Apalagi menurut pernyataan resmi Istana Kensington, operasi yang disebutkan telah “terencana” serta “berhasil”.

“Meskipun demikian, situasi yang terjadi pada Princess of Wales ini mengejutkan, bahkan bagi mereka yang digunakan bekerja dekat dengan keluarga kerajaan,” tulis People.

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!