Teknologi

Microsoft Rekrut Mustafa Suleyman untuk Pimpin Penelitian Teknologi AI

Ashevilleglass.com – CALIFORNIA Mustafa Suleyman , salah satu pendiri DeepMind, sebuah perusahaan laboratorium riset kecerdasan buatan atau AI, akan menjadi kepala unit konsumen Kecerdasan Buatan yang digunakan baru dibentuk dalam Microsoft.

Suleyman adalah salah satu nama terbesar di revolusi kecerdasan buatan yang menggemparkan dunia teknologi dan juga perekrutannya merupakan langkah besar Microsoft, yang mana sebelumnya telah lama bermitra dengan pembuat ChatGPT, OpenAI.

“Saya sangat senang mengumumkan bahwa hari ini saya bergabung dengan Microsoft sebagai pimpinan Microsoft AI. Saya akan mengatur semua komoditas juga penelitian Artificial Intelligence konsumen, termasuk Copilot, Bing, lalu Edge,” kata Suleyman di sebuah postingan di tempat jaringan X.

Suleyman mengatakan, ia akan meninggalkan perannya sebagai pimpinan Inflection, sebuah perusahaan start-up yang dimaksud ia bantu dirikan kemudian menjadi saingan yang digunakan menjanjikan bagi Open Artificial Intelligence lalu Anthropic pada memulai pembangunan model yang menghadirkan Kecerdasan Buatan bergaya ChatGPT.

Ia menambahkan, beberapa kolaborator utama di dalam Inflection, termasuk salah manusia pendiri Karén Simonyan, telah lama “memilih untuk bergabung“ dengan timnya dalam Microsoft.

“Kami telah dilakukan beroperasi dengan kecepatan kemudian intensitas juga penambahan talenta baru ini akan memungkinkan untuk lebih banyak mempercepat langkah kami,” kata ketua eksekutif Microsoft Satya Nadella pada sebuah unggahan pada blog.

Nadella mengungkapkan pengembangan Kecerdasan Buatan pada Microsoft akan tetap saja bergantung pada kemitraannya dengan OpenAI, perusahaan yang dipimpin oleh Sam Altman, tempat Microsoft menginvestasikan dana sebesar USD13 miliar pada tahun lalu.

Dari semua raksasa teknologi, Microsoft merupakan yang dimaksud tercepat di mengadopsi Teknologi AI generatif, memadukan kekuatannya ke pada berbagai macam produk, khususnya melalui chatbot Copilot.

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!