Nasional

Palsukan Fakta juga Daftar Pemilih, Tujuh Anggota PPLN Malaya Divonis 4 Bulan Penjara

Ashevilleglass.com – JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) DKI Jakarta Pusat memvonis tujuh terdakwa Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, Tanah Melayu dengan hukuman pidana empat bulan penjara.

Majelis Hakim meyakini, ketujuh terdakwa yang disebutkan terbukti secara sah juga menyakinkan melalukan tindakan pidana dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum memalsukan data kemudian daftar pemilih baik yang mana menyuruh, yang tersebut melakukan maupun yang dimaksud turut dan juga melakukan sebagaimana diatur dan juga diancam pidana di Pasal 544 UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP sebagaimana dakwaan ke satu penuntut umum.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Umar Faruk, terdakwa II Tita Octavia Cahya Rahayu, terdakwa III Dicky Saputra, terdakwa IV Aprijon, terdakwa V Puji Sumarsono, terdakwa VI A. Khalil, terdakwa VII Masduki Khamdan Muchamad dengan pindana masing-masing selama empat bulan,” ujar Hakim pada waktu membacakan amar putusan, Kamis (21/3/2024).

Hakim menjelaskan, hukuman yang disebutkan tiada perlu dijalani kecuali apabila dalam kemudian hari ada kebijakan hakim yang tersebut menentukan hal lain disebabkan oleh sebab itu terpidana melakukan tindakan pidana sebelum masa percobaan selama satu tahun terakhir.

“Menjatuhkan pidana denda terhadap seluruh terdakwa masing masing sebesar Rp5 jt dengan ketentuan apabila denda yang disebutkan bukan dibayar maka dikenakan pidana pengganti sebagai pidana kurungan masing masing selama dua bulan,” ujarn Hakim.

Diketahui, putusan yang disebutkan lebih lanjut rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Dalam tuntutannya, Jaksa memohonkan Hakim menjatuhkan hukuman terhadap tujuh terdakwa dengan hukuman enam bulan dan juga Rp10 juta.

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!