Bisnis

PDS Dorong Transformasi Digital Korporasi Penggunawan Materai Elektronik

Ashevilleglass.com – JAKARTA – PT Peruri Digital Security (PDS) menggalakkan perubahan digital dengan mengadakan Appreciation and Sharing Session untuk perusahaan pemungut serta pengguna meterai elektronik. Acara yang disebutkan dihadiri hampir 100 perwakilan perusahaan yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

Sebagai distributor resmi meterai elektronik serta produk-produk digital Peruri, PDS memberikan apresiasi terhadap perusahaan pemungut dengan kategori penghargaan utama serta umum. Bank BCA, Stockbit Sekuritas, Phillip Sekuritas, juga Asuransi Manulife meraih penghargaan utama, sementara Bank DBS, Alfamart, Stockbit Sekuritas, kemudian Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meraih penghargaan umum.

Direktur Utama PDS, Tetty Herawati Siregar menekankan bahwa metamorfosis digital menjadi sebuah keniscayaan serta strategi baru pada berkompetisi juga menjadi cara untuk meningkatkan efisiensi. Tetty berharap ke depannya, pada era digitalisasi penyelenggaraan meterai elektronik juga hasil digital akan semakin dibutuhkan.

Oleh dikarenakan itu, lanjut Tetty, PDS terus mencoba untuk menyediakan layanan lalu solusi yang tersebut lebih banyak baik, salah satunya dengan menyediakan solusi cyber security yang mana dapat meningkatkan keamanan sistem teknologi digital perusahaan pemungut.

Sementara itu, Direktur Digital Business Peruri, Farah Fitria Rahmayanti, menyatakan bahwa Meterai Elektronik sudah menjadi fundamental pelengkap di metamorfosis digital pada institusi juga lembaga. Dengan ditunjuknya Peruri sebagai GovTech oleh Pemerintah, Peruri dapat mengakselerasi pertumbuhan pengaplikasian Meterai Elektronik dikarenakan di Sistem otoritas Berbasis Elektronik (SPBE), dokumen yang mana dibubuhi meterai elektronik menjadi basic interaksi antara eksekutif dengan penduduk dan juga institusi lainnya.

“Peruri senantiasa memperbaiki juga di pengembangan sistem meterai elektronik 2.0 untuk mempercepat serta menyederhanakan proses penyelenggaraan meterai elektronik, salah satunya melalui ciri document tracking pada dokumen yang mana sudah pernah dibubuhi meterai elektronik,” ujar Farah, di tempat Jakarta, Rabu (20/3/2024).

Dari pihak DJP, Muhammad Tunjung Nugroho menjelaskan peran DJP, Peruri Group, juga Korporasi Pemungut di pungutan meterai elektronik. Penerimaan negara dari meterai sudah mencapai Rp6,7 triliun, serta DJP memperkirakan prospek penerimaan negara masih besar. DJP akan memperluas pemungut untuk meningkatkan penerimaan negara dari meterai elektronik.

Acara juga mencakup sharing session dari Peruri, Ridge Security, serta Fortinet tentang teknologi terkini, seperti Graph Analytic, Pentest, lalu cyber security. Mengharapkan kolaborasi antara Peruri, PDS, DJP, lalu perusahaan pemungut untuk menciptakan biosfer digital yang dimaksud aman, memacu digitalisasi, juga meningkatkan penerimaan pajak untuk pembangunan negara yang tersebut lebih banyak baik.

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!