Nasional

Pemilihan Kepala Daerah 2024, Partai Perindo Cari Sosok Pemimpin Pro Rakyat

Ashevilleglass.com – JAKARTA – Pemilihan untuk area (Pilkada) 2024 akan dijalankan pada 27 November mendatang. Pada pilkada yang disebutkan akan memilih gubernur, wali kota, kemudian bupati beserta masing-masing wakilnya.

Terkait hal tersebut, Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq mengungkapkan pihaknya sudah pernah melakukan banyak persiapan. Terutama melakukan rapat koordinasi untuk mencari sosok pemimpin berkualitas.

“Hari ini kita akan melakukan koordinasi dengan seluruh para pimpinan untuk bicara masalah pilkada mencari tokoh-tokoh internal partai yang digunakan dianggap punya kapasitas juga kapabilitas sebagai pimpinan daerah,” ujar Rofiq pada waktu ditemui pada Kantor DPP Perindo, Ibukota Pusat, Awal Minggu (18/3/2024).

Untuk pemilihan sosok yang dimaksud juga dapat dijalankan dengan mengambil tokoh di area luar partai berlambang Rajawali mengembangkan sayap dan juga bernomor urut 16 pada kertas pernyataan Pemilihan Umum 2024 itu.

“Jika tak ada, boleh mengambil tokoh pada luar partai dengan punya kecakapan yang digunakan mirip pada konteks memajukan juga mensejahterakan publik yang dimaksud ada di dalam area mewakili partai Perindo,” katanya.

Adapun partai yang dikenal sebagai partai modern yang peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja dan juga Indonesia sejahtera itu menetapkan beberapa kriteria sosok pemimpin di dalam Pemilihan Kepala Daerah 2024. Dimana sosok yang digunakan pro rakyat dan juga bekerja serta mengabdi demi rakyat.

“Pentingnya mencari pemimpin yang mana pro rakyat, mau susah untuk rakyat serta mau susah juga yang tersebut mau bekerja lalu mengabdi,” ucapnya.

Selain itu, pemilihan sosok pemimpin yang dimaksud juga, lanjutnya, akan disesuaikan dengan keperluan daerah. Terlebih untuk tingkat institusi belajar menjadi persyaratan pada konteks dan juga tiada pernah bersentuhan dengan hukum.

“Kapasitas juga harus punya termasuk pada konteks ini kapabilitas meliputi banyak sisi sudah ada mewakili secara keseluruhan. Tidak boleh bersentuhan dengan hukum atau pernah di kesakitan hukum bukan boleh, harus clear,” jelasnya.

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!