Nasional

“Pintu Ajaib” Bawaslu Serang Muluskan Pelanggar pemilihan raya Hindari Cecaran Wartawan

Ashevilleglass.com – Pemeriksaan Syarif Hidayatullah Kades Kosambironyok, Kecamatan Anyer, Kota Serang, Banten yang tersebut foto sama-sama warga dengan memasang pose dua jari juga memegang stiker paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) dilangsungkan hari ini, Rabu (7/2/2024) di tempat Kantor Bawaslu Daerah Serang.

Namun, sayangnya awak media yang digunakan meliput pemeriksaan Kades Kosambironyok, Kecamatan Anyer, Wilayah Serang itu diduga menghindari awak media lantaran pergi melalui ‘Pintu Ajaib” atau pintu yang dimaksud disebut-sebut tidaklah dapat diakses oleh salah satu petugas jaga Kantor Bawaslu Serang.

Turun dari mobil Honda CRV berwarna hitam dengan mengenakan kemeja putih dibalut jaket berwarna oranye, Kades Kosambironyok tiba di dalam Kantor Bawaslu Serang sekira pukul 13.10 WIB.

Baca Juga:

Kades Full Senyum, Sumringah Jabatan Jadi 8 Tahun Hingga Dana Desa Dikelola Sendiri

Salah Sendiri Foto Pose Dua Jari Pegang Stiker Prabowo-Gibran, Kades Kosambironyok Digarap Bawaslu

Foto Bareng Warga Pegang Stiker Prabowo-Gibran, Kades Kosambironyok Anyer Dilaporkan ke Bawaslu

Sekira pukul 13.30 WIB, kades yang dimaksud yang dimaksud diduga mengkampanyekan pasangan Prabowo-Gibran itu tampak menaiki tangga lalu masuk ke ruangan pemeriksaan yang mana terletak dalam lantai 2 kantor Bawaslu Serang.

Komisioner Bawaslu Wilayah Serang Abdul Holid memeberi keterangan untuk awak media. [Suara.com/Yandi Sofyan]
Komisioner Bawaslu Daerah Serang Abdul Holid memeberi keterangan untuk awak media. [Suara.com/Yandi Sofyan]

Pemeriksaan Kades Kosambironyok oleh Bawaslu Serang itu berlangsung secara tertutup. Awak media yang mana meliput pemeriksaan itu hanya saja bisa saja mengawaitu di area lantai bawah atau dekat pintu depan kantor Bawaslu Wilayah Serang.

Saat proses menanti pemeriksaan Kades Kosambironyok, reporter sempat beberapa kali menanyakan apakah pemeriksaan masih berlangsung terhadap individu petugas jaga yang dimaksud duduk dalam bagian depan, petugas yang disebutkan kemudian menjawab pemeriksaan masih berlangsung.

Bahkan, pada waktu menanyakan apakah ada pintu akses mengundurkan diri dari masuk lain di tempat kantor Bawaslu Wilayah Serang selain dari depan, pria itu mengaku ada satu pintu lain ke arah basement, namun pintu itu tidaklah bisa saja diakses.

“Ada, tapi pintu itu ga bisa saja diakses. Kalau masuk lewat di tempat ini (depan), keluarnya juga akan datang lewat depan kok,” kata penjaga tersebut.

Sayangnya, setelahnya sekira hampir 2 jam menunggu, salah seseorang awak media sempat mengawasi mobil yang digunakan Kades Kosambironyok mengundurkan diri dari dari arah basement dan juga meninggalkan kantor Bawaslu Daerah Serang.

Setelah ditanyakan kembali ke penjaga tersebut, ia sempat menyatakan proses pemeriksaan masih berlangsung.

Namun, pada waktu awak media mencoba memohonkan penjaga yang dimaksud menegaskan ke dalam, ternyata Kades Kosambironyok telah pergi melalui pintu yang mana sempat disebutkan bukan dapat diakses yang dimaksud sejak setengah jam yang digunakan lalu.

Kades Kosambironyok Kabur Lewat “Pintu Ajaib”

Usut punya usut, Kades Kosambironyok meninggalkan Kantor Bawaslu Kota Serang melalui pintu samping menuju parkiran kendaraan di area bagian basement yang mana sebelumnya disebut tak bisa saja diakses.

Pintu itu berada pada ruangan dalam samping ruang tunggu yang tersebut tersekat tembok dan juga harus melalui satu pintu yang digunakan berada dalam depan meja penjaga.

Biasanya yang mana berjaga di dalam meja yang dimaksud entah dari petugas Bawaslu Wilayah Serang atau dari pihak kepolisian.

Ruangan yang disebutkan tidaklah sanggup dimasuki sembarang orang, kecuali telah mendapat persetujuan penjaga terlebih dahulu.

Di di ruangan itu, ada sebuah tangga menuju lantai 2 yang menjadi tempat ruangan para staf atau para komisioner Bawaslu Kota Serang. Lalu pada bawah tangga, terdapat 1 pintu menuju arah parkiran basement yang mana diduga digunakan Kades Kosambironyok untuk kabur.

Saat dikonfirmasi, Komisioner Bawaslu Kota Serang Abdul Holid mengungkapkan, pemeriksaan terhadap Kades Kosambironyok diadakan sekitar 1,5 jam dengan memberikan sekitar 20 pertanyaan.

“Tadi diperiksa sekitar jam 13.50 WIB, dan juga baru beres sekitar jam 15.30 WIB,” kata Holid untuk awak media, Rabu (7/2/2024).

Namun ketika disinggung apakah Kades Kosambironyok sengaja kabur menghindari wartawan melalui pintu samping, Holid mengaku dirinya tak mengetahui lantaran sedang berada pada ruangannya yang mana berada pada lantai 2.

“Nah saya ga tau, saya dalam atas, pada ruangan saya. Pas sudah ada diperiksa, saya juga tidaklah tau turunnya, tanpa peringatan pamit, akibat kita tidaklah mengantarkan juga sampai beliau (Kades Kosambironyok) ke bawah,” dalihnya.

Namun, Holid membenarkan ada pintu akses meninggalkan masuk lain selain melalui pintu depan kantor Bawaslu Kota Serang. Namun, ia membantah pintu yang mana berada di area bagian samping itu tidak ada dapat diakses.

“Memang ada pintu depan identik samping. Nah pintu samping itu yang digunakan biasanya parkir di tempat basement, itu sebab parkir kita sempit kalau di tempat depan itu. Dan saya ga tau kalau yang dimaksud bersangkutan itu turunnya lewat samping, saya kira nemuin teman-teman semua di tempat bawah,” tandasnya.

Kontributor : Yandi Sofyan

Related Articles

Back to top button