Nasional

Mata Uang Rupiah 40 Juta Atau Miliaran? Hal ini Penerangan KPK perihal Uang Korupsi SYL yang tersebut Diduga Mengalir ke Nasdem

Ashevilleglass.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penjelasan perihal perbedaan nilai aliran uang dugaan korupsi mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke Partai NasDem.

Berdasarkan dakwaan SYL pada persidangan, Jaksa KPK mengatakan nilai aliran uang ke partai NasDem sebesar Rupiah 40 juta. Sementara, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, aliran uang ke Partai NasDem diduga mencapai miliaran rupiah.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengungkapkan di mengamati dakwaan harus dengan memperhatikan uraiannya. Menurutnya dengan berjalan persidangan, fakta-fatka baru akan terungkap.

“Itu ada semua surat dakwaan. Kan di area sana ada bantuan sosial lalu lain-lain, silakan teman-teman nanti dianalisis di tempat surat dakwaan, Karena ini kan sudah ada ranah pembuktian nanti ya. Jadi teman-teman, ikuti nanti pembuktian dalam proses persidangan,” kata Ali dikutipkan Suara.com, Hari Sabtu (9/3/2024).

Disebutnya dakwaan yang dimaksud baru awal pembuktian. Seiring berjalannya sidang kedepan, KPK telah memiliki informasi lalu data-data.

“Dalam perjalanan itu, aliran uang-aliran uang sedang didalami sampai hari ini. Itu yang dimaksud kemudian kami sebut untuk aksi pidana pencucian uangnya. Makanya nanti, akan ke mana uang-uang, kami mempunyai data juga informasi yang penting juga,” kata Ali.

Sebegaiaman diketahui, pada 13 Oktober 2023, Alex mengumumkan uang hasil korupsi SYL diduga mengalir ke NasDem. Nilainya ditaksir mencapai miliar rupiah.

“Sejauh ini ditemukan juga aliran pengaplikasian uang sebagaimana perintah SYL yang mana ditujukan untuk kepentingan partai Nasdem dengan nilai miliaran rupiah dn KPK akan terus mendalami,” kata Alex.

Sedangkan pada persidangan perdadan SYL di dalam Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada 28 Februari, pada dakwaan Jaksa KPK mengumumkan aliran uang ke NasDem sebagian Simbol Rupiah 40 juta.

Disebutkan uang itu bersumber dari Setjen Kementan, yang diberikan di tiga kali, pada 2020 sebesar Simbol Rupiah 8.300.000, pada 2021 sebesar 23 juta, kemudian tahun 2002 sebesar Simbol Rupiah 8.823.500.

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!