Nasional

Tragis! Pemilihan Umum di tempat Pakistan Diwarnai Serangan Teroris, 25 Orang Tewas juga Puluhan Luka-luka

Ashevilleglass.com – Ledakan bom pada dua serangan teroris menewaskan sebanyak 25 orang di tempat Pakistan. Puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

Serangan teroris itu terjadi di tempat dua tempat berbeda pada Pakistan pada Rabu (7/2/2024), jelang berlangsungnya pemungutan pendapat atau pemilihan raya nasional yang berisiko tinggi.

Ledakan pertama, yang mana terbaru dari rangkaian kekerasan terkait pemungutan suara, terjadi di tempat distrik Pishin barat daya provinsi Balochistan semata-mata sehari sebelum pemilu, menurut Wakil Komisaris distrik Juma Dad terhadap wartawan.

Menurut Dad, ledakan yang dimaksud terjadi ketika beberapa jumlah besar pendukung calon independen berkumpul dalam depan kantor pemilihannya. Dia mengungkapkan bom dipasang di tempat sebuah motor yang diparkir dekat kantor itu.

Dr Habib, staf rumah sakit pemerintah setempat, mengungkapkan untuk Geo News bahwa korban tewas telah terjadi bertambah menjadi 15 jiwa juga lebih banyak dari 30 lainnya yang mana terluka telah terjadi dibawa ke rumah sakit, sebagian besar di kondisi kritis.

Beberapa jam kemudian, serangan bom lainnya terjadi di area distrik terdekat Qila Saifullah yang tersebut menyebabkan 10 orang tewas dan juga beberapa mengalami luka.

Menteri Berita Balochistan Jan Achakzai menyatakan untuk Anadolu bahwa pemboman yang disebutkan menyasar kantor pemilihan Jamiat Ulema Islam.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab menghadapi pengeboman ini.

Rekaman video yang tersebut disiarkan media lokal ARY News menunjukkan para penyelamat dan juga warga setempat memindahkan jenazah kemudian orang-orang yang digunakan terluka ke di ambulans untuk mengakibatkan mereka itu ke rumah sakit.

Achakzai mengungkapkan bahwa serangan-serangan yang dimaksud adalah upaya terbaru oleh teroris untuk menyabotase pemilu.

“Namun saya ingin menegaskan bahwa pilpres akan tetap saja berjalan sesuai jadwal,” tegas Achakzai.

Secara keseluruhan, setidaknya empat puluhan orang, termasuk 24 terduga teroris dan juga 14 aparat keamanan, tewas pada rangkaian serangan di tempat provinsi Balochistan serta barat laut Khyber Pakhtunkwa selama kurang dari dua minggu. (Antara)

Related Articles

Back to top button