Bisnis

Viral Kades Rayakan Tambahan Masa Jabatan 16 Tahun: Lumayan, Nambah Pajero

Ashevilleglass.com – Seorang Kepala Desa di area Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Bekasi Jawa Barat merebak setelahnya terekam video merayakan penambahan masa jabatan dengan menyalakan petasan. Dalam video yang digunakan tersebar di dalam X atau Twitter tersebut, terlihat beberapa petasan dinyalakan dalam dekat kantor kelurahan.

Sang kades juga mengumumkan bahwa penambahan masa jabatan merupakan sesuatu yang dimaksud “lumayan” oleh sebab itu berarti bisa jadi menambah satu unit mobil lagi. “Lumayan, nambah pajero lagi,” kata sosok yang dimaksud di video yang dimaksud viral.

Video ini pun mendapatkan respons yang mana tidak ada menyenangkan dari warganet. “Nambah lagi korupsinya,” begitu ujar orang pengguna X lewat kolom komentar. Ada juga yang mana mengumumkan bahwa sebelum masa jabatan berakhir, lebih besar baik memperbaiki infrastruktur jalan yang mana rusak terlebih dahulu. 

Perilaku sang kades ini merupakan buntut dari Undang – Undang Desa yang menyebutkan bahwa masa jabatan Kepala Desa paling lama adalah 16 tahun, dengan pembagian tiap delapan tahun maksimal dua kali masa jabatan. 

“Kami bertemu dengan Presiden (Jokowi) kaitannya mengeksplorasi revisi Undang-Undang Desa, Nomor 6 Tahun 2014. Kami ingin menanyakan terhadap beliau dengan segera bagaimana perkembangan terkait revisi undang-undang tersebut,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Perkumpulan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Senthot Rudi Prastiono dalam Istana Kepresidenan Jakarta, hari terakhir pekan (29/12/2024) lalu.

Salah satu poin yang tersebut disorot pada revisi ini adalah Pasal 39 terkait masa jabatan kepala desa menjadi delapan tahun dan juga dapat dipilih maksimal dua kali masa jabatan.

“Kami dengar dari Asosiasi Kepala Desa serta Alat Desa, mereka ingin UU Desa direvisi dengan segera. Kami sudah mendengarkan aspirasi yang dimaksud kemudian mengusulkannya sebagai inisiatif DPR,” kata Wakil Ketua Baleg DPR RI Achmad Baidowi pada pernyataan resmi DPR RI, Selasa (6/2/2024).

Ia berjanji, selama masa sidang, revisi akan segera disahkan di tempat Baleg. Selain itu, ia menjelaskan, pada waktu ini pasukan perumus serta pasukan sinkronisasi sedang merumuskan materi dari UU Desa. “Insya Allah, di malam hari ini juga akan kita putuskan, lalu semoga proses ini mampu selesai sehingga target pengesahan UU pada masa sidang ini dapat tercapai,” ujarnya.

Menurut Baidowi, hasil dari pembahasan tingkat 1 Panja akan diserahkan pada Rapat Paripurna berikutnya. Panja yang mana mengkaji RUU Desa sudah memutuskan beberapa hal melalui musyawarah mufakat.

Pertama, ditambahkan Pasal 5A yang mengatur tentang pemberian dana konservasi dan/atau dana rehabilitasi; kemudian, Pasal 26, Pasal 50A, kemudian Pasal 62 ditambahkan untuk mengatur pemberian tunjangan purna tugas satu kali di dalam akhir masa jabatan Kepala Desa, BPD, kemudian Gadget Desa sesuai dengan keuangan Desa.

Kedua, Pasal 34A dimasukkan untuk menetapkan persyaratan total calon Kepala Desa pada Pilkades; Pasal 39 mengatur masa jabatan Kepala Desa menjadi 8 tahun serta dapat dipilih paling banyak dua kali masa jabatan.

Serta terdapat Pasal 72 yang mana mengatur sumber pendapatan desa; Pasal 118 yang tersebut mengatur Ketentuan Peralihan; serta Pasal 121A yang mana mengatur Pemantauan serta Peninjauan Undang-Undang.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Related Articles

Back to top button