Olahraga

WBC Restui Anthony Joshua Lawan Pemenang Tyson Fury vs Oleksandr Usyk

Ashevilleglass.com – WBC merestui merek akan memberikan kesempatan terhadap mantan juara dunia kelas berat bersatu Anthony Joshua (28-3, 25 KO) untuk menghadapi pemenang pertarungan perebutan peringkat kelas berat yang dimaksud tak terbantahkan antara Oleksandr Usyk (21-0, 14 KO) dan juga Tyson Fury (34-0-1, 24 KO), yang digunakan akan bertarung pada 18 Mei di dalam Riyadh, Arab Saudi. Komentar dari presiden WBC, Mauricio Sulaiman, muncul setelahnya kemenangan KO di dua ronde yang tersebut menghancurkan menghadapi mantan juara dunia kelas berat UFC, Francis Ngannou, pekan lalu.

Sebuah kemenangan yang menyebabkan Joshua mempertahankan peringkat nomor satu di peringkat kelas berat WBC. Kemenangan gemilang Joshua merupakan penampilan keempat sang mantan juara pada kurun waktu 12 bulan, yang dimaksud dimulai dengan kembalinya beliau pada April 2023 melawan Jermaine Franklin di tempat London.

Pertarungan tak terbantahkan yang mana akan datang antara Fury dan juga Usyk adalah dua pertarungan, sehingga Joshua diperkirakan harus menanti hingga 2025 jikalau ia ingin menghadapi sang pemenang. Selain itu, penghargaan kelas berat IBF akan menjadi lowong segera pasca Fury serta Usyk menginjakkan kaki di dalam berhadapan dengan ring, lalu IBF akan memerintahkan Filip Hrgovic (17-0, 14 KO) untuk bertarung memperebutkan peringkat yang mana lowong yang disebutkan melawan Joshua.

Namun Sulaiman, berbicara untuk Sky Sports, menegaskan bahwa Joshua akan mendapat dukungan dari WBC untuk menghadapi pemenang dari perebutan peringkat juara kelas berat yang dimaksud tak terbantahkan pada 18 Mei mendatang, antara Usyk juga Fury. “WBC menerima permintaan izin untuk bertarung di pertarungan yang digunakan tak terbantahkan,” kata Sulaiman terhadap Sky Sports.

“WBC menerima itu, dan juga kami menerima pertandingan ulang yang mana mereka itu minta.

Namun jikalau tidaklah ada hubungannya dengan kontrak atau promosi, kami akan menerima pemenangnya untuk bertarung melawan Joshua,”lanjut Sulaiman.

Sulaiman mengungkapkan bahwa WBC tidaklah akan terlibat campur terkait klausul pertarungan ulang untuk pertarungan turnamen yang digunakan tak terbantahkan pada 18 Mei mendatang, lalu menegaskan keinginannya untuk mengawasi pertarungan antara Usyk lalu pemegang penghargaan juara dunia WBC.

“WBC sangat memperhatikan hambatan ini [campur tangan badan-badan pemberi sanksi],” kata Sulaiman. “Jadi kami telah terjadi benar-benar membebaskan lahan untuk pertarungan yang tersebut tak terbantahkan, untuk pertarungan ulang, serta untuk pertarungan lain pada level tersebut.”

“Posisi WBC ketika ini sangat terbuka untuk menyokong juara tak terbantahkan pada pertarungan yang dimaksud ingin disaksikan oleh para penggemar.

Related Articles

Back to top button
error: Content is protected !!